Walikota Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Toba 2017

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Msi menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Toba 2017 yang digelar Polda Sumatera Utara di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (1/3). Apel Operasi simpatik yang dimulai pukul 08.00 Wib ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi Msi guna mengetahui seberapa jauh kesiapan personil maupun sarana dan prasarana dalam melaksanakan tugas sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal.

Operasi Simpatik Toba 2017 ini mengambil tema ” Meningkatkan Kesadaran Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas di Wilayah Kota Tanjung Balai. Hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kepala BNN Sumut Brigjen Drs Andi Ludianto, Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto, Mewakili Kajatisu, Kasat Brimob, Kapolresta Medan dan Dandim 02/01 BS Kepala Basarnas Medan serta Pimpinan SKPD, Camat se Kota Medan.

Dalam membacakan Sambutan Kepala Koprs Lalu Lintas Polri, Gubsu mengatakan Operasi Simpatik Toba ini menyasar pemeriksaan kelengkapan surat-surat berkendara ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Pelanggaran batas kecepatan, pelanggaran rambu lalu lintas tetap akan ditindak. Ini untuk menurunkan angka fatalitas dan meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.”

“Operasi Simpatik Toba 2017 lebih mengedepankan tindakan persuasif dan edukasi kepada masyarakat. Meskipun mengedepankan edukasi dan persuasif, polisi tak segan memberikan bukti pelanggaran kepada pengendara yang melanggar lalu lintas”, kata Gubsu.

Dijelaskan T Erry, data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2015 sebanyak 5.439.052 kasus dan pada tahun 2016 sebanyak 6.272.375 kasus. Berarti ada kenaikan 15%, sedangkan teguran pada tahun 2015 sebanyak 2.526.162 pelanggaran dan pada tahun 2016 sebanyak 2.225.404, pelanggaran sehingga terjadi penurunan -11%.

“Untuk kecelakaan lalu lintas pada tahun 2015 sebanyak 98.970 kejadian dan pada tahun 2016 sebanyak 105.374 kejadian, sehingga terjadi kenaikan 6%. Sedangkan untuk korban yang meninggal dunia pada tahun 2015 sebanyak 26.495 orang dan untuk tahun 2016 sebanyak 25.859 orang. Sehingga ada penurunan -2%”, ungkap Gubsu.

Untuk itu, Gubsu berharap dengan dilaksanakannya Operasi Simpatik Toba 2017 ini meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas serta terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang hari Bhayangkara ke-70 tahun 2017.

Sumber :http://pemkomedan.go.id/artikel-16281-walikota-hadiri-apel-gelar-pasukan-operasi-simpatik-toba-2017.html

Add Comment